Love From Jack

Pasca bom di Paris, umat Islam di beberapa negara mendapatkan ancaman, terror dan intimidasi. Inilah yang sebenarnya diinginkan oleh konspirasi teroris-teroris itu, menyudutkan dan merusak citra Islam yang kian hari berkembang pesat di seluruh dunia.

Tapi berbeda dengan bocah bernama Jack Swanson ini. Di antar oleh ibunya, Laura, ia mendatangi Islamic Center di Pflugerville, sebuah masjid lokal di Texas yang baru saja mendapatkan teror berupa pelemparan tinja dan ada beberapa lembar Al Qur’an yang disobek dan dipenuhi kotoran di depan masjid.

Jack awalnya berniat menabung untuk membeli iPad Apple. Tapi ketika ia mendengar masjid tersebut telah diteror, ia mengurungkan niatnya untuk membeli iPad lalu memutuskan untuk menyerahkan tabungannya kepada masjid tersebut. Uang Jack mungkin hanya 20 dolar, namun itu tak ternilai bagi warga muslim di sana.

Ceritanya tidak sampai di situ. Warga muslim Amerika yang mendegar kisah Jack yang menyentuh dan mengharukan itu kemudian memberikan hadiah kejutan bagi Jack, sebuah iPad Apple yang telah diidam-idamkan Jack.

Sungguh sebuah kisah yang menggugah jiwa. Seorang anak kecil yang polos telah memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita yang kadang dikalahkan oleh ego, amarah dan hawa nafsu.

Ketika kebanyakan orang melihat Islam dengan matanya (dari media), Jack kecil menggunakan hatinya.

Semoga Allah membalas kebaikanmu Jack…
~~~

Itulah salah satu ajaran Islam yang mulia perihal hubungan bermasyarakat yang akan menumbuhkan cinta dan kasih sayang.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرْوُفٌ فَلْيُجْزِئْهُ، فَإِنْ لَمْ يُجْزِئْهُ فَلْيُثْنِ عَلَيْهِ؛ فَإِنَّهُ إِذَا أَثْنَى عَلَيْهِ فَقَدْ شَكَرَهُ، وَإِنْ كَتَمَهُ فَقَدْ كَفَرَهُ، وَمَنْ تَحَلَّى بَمَا لَمْ يُعْطَ، فَكَأَنَّمَا لَبِسَ ثَوْبَيْ زُوْرٍ

“Siapa yang memperoleh kebaikan dari orang lain, hendaknya dia membalasnya. Jika tidak menemukan sesuatu untuk membalasnya, hendaklah dia memuji orang tersebut, karena jika dia memujinya maka dia telah mensyukurinya. Jika dia menyembunyikannya, berarti dia telah mengingkari kebaikannya. Seorang yang berhias terhadap suatu (kebaikan) yang tidak dia kerjakan atau miliki, seakan-akan ia memakai dua helai pakaian kepalsuan.” [Ash Shahihah (617)]

لاَ يَشْكُرُ اللهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ
”Seorang belum merealisasikan rasa syukur kepada Allah selama ia tidak mampu bersyukur (berterimakasih) atas kebaikan orang lain terhadap dirinya.” [Ash Shahihah (416)]

Islam Is Peace

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *